Tips Memperbaiki Gaya Dan Kualitas Bicara Saat Presentasi

Sabtu, 26 Mei 2012 | komentar



Saat Presentasi kebanyakan dari kita bisa jadi gugup ,walaupun kata-kata sudah disusun sedemkian bagus. Tetap saja bisa jadi kacau saat Presentasi berjalan ..adalah berbagai situasi khusus yang menuntut kamu bisa berbicara dengan jernih, mampu menyetir tindakan, dan bisa menciptakan hasil akhir sesuai dengan keinginan. Bagaimana kamu bisa melakukannya ? Dengan memperbaiki kualitas dan gaya bicara kamu !

Ini caranya :


Kesamaan Pandangan
Ciptakan shared point of view. Menciptakan koneksi sesegera mungkin dengan individu atau sekelompok orang yang menjadi audience kamu, adalah hal yang sangat penting. Kamu bisa melakukan ini secara efektif dengan membangun kesamaan pandangan. Mengapa kamu semua berada di ruang yang sama ? Apa yang menyatukan kamu semua ? Bicaralah tentang hal ini, dengan menggunakan "SAYA-ANDA-KITA" sebanyak yang bisa kamu lakukan.

Nafas dan Koneksi Awal
Jangan mulai berbicara sebelum kamu menarik nafas yang dalam dan panjang. Selama proses itu, lihatlah ke audience dan carilah sebuah wajah yang ramah, kemudian buatlah koneksi dengannya sekitar 4 detik. Berikutnya, perluaslah koneksi kamu agar bisa berkoneksi dengan seluruh audience. Tariklah nafas kedua, lalu mulailah berbicara.

Kata Pembuka
Buatlah kalimat pembuka yang powerful. 30 detik pertama dari bicara kamu, adalah saat terpenting untuk keseluruhan bicara kamu. Gunakan kutipan, misalnya " Tahukah kamu syarat utama masuk ke surga ? .....Mati !!" Gunakan kutipan lagu. Tanyakan sebuah pertanyaan yang filosofis. Sajikan fakta yang mengejutkan, dan sebagainya. Tugas awal kamu adalah menarik perhatikan audience.

Hiburan
Ceritakanlah sesuatu yang bisa membuat audience merasa ringan, segar dan nyaman. Lakukan ini dengan konteks "SAYA-ANDA-KITA".

Bahasa Audience
Bicaralah dalam bahasa yang akrab dengan audience. Bahan bicara kamu mestinya mendekati bentuk percakapan satu lawan satu dengan anggota audience. Gunakan terminologi yang mereka gunakan. Pahamilah kebiasaan mereka berbicara. Hindari kata-kata yang sulit mereka mengerti.
Kontak Mata
Kontak mata akan menolong kamu dan audience kamu. Khususnya, saat kamu menyampaikan sesuatu yang punya dampak emosional. Jangan sampai, saat menyampaikan hal penting mata kamu malah sedang melihat ke lantai atau ke luar jendela. Melihat ke arah bawah atau ke lantai, adalah kebiasaan yang umum saat kita terlibat dengan emosi dan perasaan pribadi. Waspadalah agar jangan sampai kebiasaan ini muncul saat kamu harus berbicara di depan audience.

Pengalaman Pribadi
Pengalaman pribadi dan kisah hidup kamu, bisa kamu gunakan sebagai contoh dan metafora. Telusuri sejarah hidup kamu dan temukan saat-saat di mana kamu punya konflik, identifikasi pelajaran dan peluang yang muncul dari konflik itu. Ini adalah alat yang powerful dan mudah ditransfer ke dalam benak audience. Carilah kisah sukses dalam hidup kamu, ceritakan bagaimana kamu bisa mencapainya. Mereka datang untuk menemui kamu, bukan orang lain.
Peran Hati
Kuasai pembukaan dan penutupan kamu dengan sepenuh hati. Dua titik ini adalah titik-titik terpenting untuk koneksi kamu dengan audience.

Interaktivitas
Berilah waktu bagi audience untuk bertanya

Strategi Penutupan
Rencanakan strategi penutupan kamu. Upayakan agar tidak melewati batas waktu yang dialokasikan
Semua tips di atas sudah lebih dari cukup bagi kamu, untuk merasakan kenyamanan saat berbicara. Sebab, kamu akan berbicara dengan rasa powerful dan otentik, sekaligus dipersepsi punya otoritas dan bisa dipercaya. Dengan semua tips diatas, sebagian besar tips senjata terpenting dalam public speaking telah kamu implementasikan

SUMBER

10 Tanda Kamu Stress Berat

| komentar




Stres adalah respons fisik normal ketika seseorang merasa terancam atau terganggu keseimbangannya. Tapi jika memiliki gejala berikut ini, maka Anda ada kemungkinan mengalami stres tingkat tinggi.

Setiap orang kadang memiliki hari yang menegangkan, frustasi atau banyak tuntutan yang bisa memicunya mengalami stres kronis dan mudah terkena penyakit terutama yang menular.


Jika seseorang mengalami gejala seperti berikut ini sebaiknya luangkan sedikit waktu untuk relaksasi agar mengurangi stres, seperti dikutip dari Lifemojo, Rabu (25/4/2012) yaitu:
Spoiler for 1:
1. Pilek yang terus menerus

Stres bisa menekan fungsi kekebalan tubuh yang membuat seseorang lebih mudah mengembangkan penyakit infeksi, salah satunya adalah pilek yang terus menerus atau lama sembuhnya.

Spoiler for 2:
2. Gemeretak gigi saat tidur

Ketika sedang stres, seseorang akan lebih mungkin menggemeretakkan gigi saat tidur, kondisi ini bisa mengikis enamel dan membuat retak tambalan gigi. Selain itu bisa juga membuat rahang sakit atau pegal di mulut.

Spoiler for 3:
3. Gangguan atau nyeri di perut

Ketika ada serangan stres, lapisan usus menjadi sensitif terhadap hormon negatif yang disekresikan oleh tubuh. Kondisi ini memicu banyak masalah pencernaan seperti mulas, sakit perut, kram atau diare yang terkait dengan stres kronis.

Spoiler for 4:
4. Sakit punggung dan sakit kepala

Saat stres tanpa sadar orang akan berada dalam posisi mengencangkan otot yang bisa menyebabkan rasa sakit, pegal atau nyeri di bagian punggung. Sedangkan pikiran stres yang terus menerus bisa menimbulkan ketegangan yang dapat memicu sakit kepala.

Spoiler for 5:
5. Sulit tidur

Masalah susah tidur bisa mempengaruhi banyak orang, tapi stres dan kecemasan adalah penyebab nomor 1 untuk masalah ini.

Spoiler for 6:
6. Sulit berpikir jernih

Ketika stres sangat sulit berkonsentrasi dan fokus pada apapun yang akan ia lakukan atau katakan sehingga orang tidak bisa berpikir jernih dan tidak rasional.

Spoiler for 7:
7. Jerawat

Stres membuat tubuh melepaskan androgen ke dalam darah. Hormon ini akan meningkatkan kadar sebum dalam tubuh yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat.

Spoiler for 8:
8. Gusi sensitif

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Periodontology menunjukkan stres bisa membuat tubuh tidak mampu melawan bakteri jahat yang mengendap di gusi sehingga menyebabkan peradangan, pendarahan dan nyeri yang membuat kebersihan mulut memburuk.

Spoiler for 9:
9. Kulit gatal dan ruam

Stres bisa mengaktifkan sistem kekebalan di kulit sehingga akan direspons dengan inflamasi yang menyebabkan gatal kronis. Ini adalah bukti dasar bahwa stres bisa membuat ruam kulit dan memperburuk gangguan seperti psoriasis dan dermatitis.

Spoiler for 10:
10. Kedut di mata dan rambut rontok
Kelopak mata akan mulai berkedut ketika orang sedang stres. Selain itu stres emosional atau fisik mendorong sejumlah besar rambut untuk masuk ke dalam fase istirahat. Dalam beberapa bulan rambut ini akan rontok saat sedang menyisir atau keramas. 
 

Perbedaan Penjara Dengan Kantor

| komentar


Perbedaan 1

Penjara :
penjara

Kita hidup di ruangan 8×10 meter persegi.
Kantor :
kantor

Kita hidup di ruangan 6×8 meter persegi.

Perbedaan 2

Penjara :
penjara

Dapat 3X makan, gratis lagi.
Kantor :
kantor

Dapat 1x makan gratis (kalo ada itu juga), selanjutnya bayar sendiri.

Perbedaan 3

Penjara :
penjara

Untuk kebiasaan baik mendapat hadiah istirahat.
Kantor :
kantor

Untuk kebiasaan baik mendapat hadiah TAMBAHAN PEKERJAAN!

Perbedaan 4

Penjara :
penjara

Penjaga akan membukakan dan menguncikan pintu untuk kita.
Kantor :
kantor

Kita harus membawa sendiri, membuka sendiri, menutup serta mengunci sendiri semua pintu yang kita punyai.

Perbedaan 5

Penjara :
penjara

Kita bisa nonton TV setiap hari.
Kantor :
kantor

Kita bisa dipecat kalo nonton TV.

Perbedaan 6

Penjara :
penjara

Kita punya ruangan pribadi.
Kantor :
kantor

Kita harus selalu bersama Budi, Iwan, Widi, dll. … he he he

Perbedaan 7

Penjara :
penjara

Diijinkan bertemu dengan keluarga untuk bersenda gurau.
Kantor :
kantor

Kita sama sekali tidak diijinkan bersantai ria bersama keluarga disini. Ya iyalaah … emangnya taman rekreasi.

Perbedaan 8

Penjara :
penjara

Semua pengeluaran ditanggung negara.
Kantor :
kantor

Kita harus tanggung pengeluaran diri kita sendiri, bahkan gaji kita dipotong pajak untuk menghidupi yang ada di penjara.

10 Fakta Unik Tentang Tertawa

| komentar


http://3.bp.blogspot.com/_am9-i1P0yd0/TL-p7J4xUvI/AAAAAAAAABw/XgfOmzeq-h4/s320/laugh.jpg
1. Anak-anak tertawa lebih banyak daripada orang dewasa. Anak-anak tertawa 400 kali dalam sehari sedangkan orang dewasa hanya sekitar 15 kali.

2. Lelucon membantu anak mengenal berbagai hal seperti hubungan sebab-akibat, perbendaharaan kata yang baru, etika sosial , dan lain-lain.

3. Anak yang memiliki selera humor yang baik memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dengan teman-teman sebayanya.

4. Wanita tertawa 126% lebih banyak dari laki-laki

5. Lelaki lebih mudah menjadi bahan tertawaan daripada perempuan (lebih banyak anak laki-laki menjadi bahan olok-olokan di sekolah daripada anak perempuan).

6. Contagious Laughter : Kita lebih senang tertawa saat ada orang lain tertawa. Saat sendirian menonton komedi situasi di TV, kita turut tertawa ketika penonton di televisi tertawa. Hal ini disebabkan tawa adalah suatu bahasa yang universal, ekspresi emosi yang sulit untuk dipalsukan atau ditutup-tutupi.

7. Tertawa mengaktifkan berbagai bagian di otak. Bagian otak yang bereaksi terhadap lelucon adalah medial ventral pefrontal cortex, dimana bagian ini turut berperan dalam perkembangan kognitif, kepribadian dan emosi.

8. Semakin besar jumlah anggota kelompok dalam suatu situasi, semakin mudah untuk dibuat tertawa. Karenanya lelucon merupakan ice breaker yang paling efektif.

9. Tertawa sama seperti berolahraga. Ketika anda tertawa, otot-otot wajah anda akan meregang, meningkatkan denyut nadi anda seperti sedang berolahraga dan juga memperlancar distribusi oksigen ke seluruh tubuh.

10. Tertawa baik untuk kesehatan mental. Tertawa dapat melepaskan hormon endorfin yang akan membuat anda merasa baik. Endorfin memberikan rasa damai dan mengurangi kecemasan.

Setelah mengerti fakta dan manfaatnya, maka tertawalah!
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. labhki.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger